Wednesday, April 16, 2014

KEMENAG LAMPUNG TIMUR AKTIF TA’LIM

Kementerian Agama merupakan instansi vertical mengurusi kegiatan keagamaan dari semua agama yang diakui di Indonesia dan pekerjaan lintas sektoral untuk kemajuan pembangunan. Untuk itu basic dari pegawai Kementerian Agama tidak hanya beragama Islam ada yang non Islam dan pendidikan formal pun dari berbagai jurusan ada yang bermula dari Pondok Pesantren, IAIN atau Sekolah Tinggi Agama Islam dan Perguruan Tinggi umum. Tetapi Kementerian Agama dituntut untuk bisa menjadi pegawai yang mempunyai nilai lebih yaitu berakhlak mulia atau dalam bekerja harus dapat mengedepankan logo yang terpampang bertuliskan iklas beramal.

Di Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur yang di pimpin oleh Bapak Drs. H. Budi Cipto Utomo memberikan kegiatan untuk mengisi kultum setelah shalat dzuhur berjama’ah. Kultum ini disampaikan oleh seluruh pegawai Kemenag Lampung Timur secara bergantian setiap hari Senin s.d Kamis yang materi penyampaian dibagi 2. Yaitu setiap hari Senin dan Kamis diisi materi tematik sesuai keinginan petugas. Dan yang kedua setiap hari Selasa dan Rabu diisi membaca tafsir al-Qur’an secara berkesinambungan tujuannya kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur untuk saling mengingatkan agar pegawai Kemenag Lamtim tidak lupa dengan kajian-kajian Islam yang dari kecil kita telah belajar. Kegiatan ta’lim ini bertempat di mushala al-Ikhlas Kankemenag Lampung Timur.  

Seperti yang disampaikan oleh salah satu pegawai Kemenag Kab. Lampung Timur Subbag TU urusan Informasi, Humas dan Umum Dori Supono dalam salah satu materi tematiknya Mendapatkan Makanan Halal bahwasanya didalam al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 172 yang artinya :

172. Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.[1]

 Berdasarkan ayat ini bahwasanya orang-orang yang beriman diperintahkan untuk makan makanan yang halal. Imam Shaubani dalam kitab tafsir ahkamnya mengatakan: Makanan yang baik adalah makanan yang Allah halalkan atas-Nya dan makanan yang buruk adalah makanan yang diharamkan atas-Nya. Makanan yang halal adalah makanan yang memang sudah jelas dzat kehalalannya seperti, telur, ikan, daging sembelihan atas nama Allah, sayuran, buah-buahan dan lain-lain. Selanjutnya makanan yang didapat dengan cara yang baik. Hal inilah yang harus kita waspadai dan hati-hati karena kita terkadang lengah untuk memperhatikan darimana makanan ini didapat. Apakah dari kerja keras atau dari cara yang tidak baik. Manusia ini mempunyai rasa yang selalu tidak puas jadi kemungkinan besar selalu mencari nafkah untuk makan keluarganya selalu ingin dapat banyak. Bisa jadikan KKN untuk mencari nafkah tersebut.  Untuk itu diakhir  ayat Allah memerintahkan untuk bersyukur kepada Allah jika kita hanya menyembah kepada-Nya. Sesuai dengan firman Allah Swt surat Ibrahim ayat 7 yang berbunyi artinya :

    

7. dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".[2]

Allah pun mengingatkan makan makanan yang halal lagi baik (halalan thayiban). Atau makanan itu halal tapi harus juga mengandung kebaikan seperti ada unsure vitamin, karbohidrat, protein dan sebagainya yang dibutuhkkan oleh tubuh. Jadi dapat disimpulkan bahwa makanan yang halal adalah :

1. Memakan makanan yang sudah jelas dzat kehalalannya,

2. Mendapatkan makanan dengan cara yang baik. (dR)


[1] Kementerian Agama RI Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syari’ah, Al-Qur’an Al-Karim, PT. Sinergi Pustaka Indonesia, Jakarta, h. 24

[2] Ibid, h. 231


[1] Kementerian Agama RI Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syari’ah, Al-Qur’an Al-Karim, PT. Sinergi Pustaka Indonesia, Jakarta, h. 24

[2] Ibid, h. 231



 

Profile

Kepala Kantor Kemenag Lampung Timur, Drs. H. Budi Cipto Utomo, Beliau lahir di Kebumen pada tanggal 12 Mei 1962, anak pertama dari 9 bersaudara dari ... Selengkapnya

Ka. Subbag Tata Usaha, H. Daroji, S.Ag. MM, Lahir di Way Jepara pada tanggal 30 Januari 1972 dari pasangan Bapak H. Ngadirejo ALM. dan Ibu Hj. Lasidah... Selengkapnya

Kasi Bimas Islam, H. Akhor Wiwit Sudiono, S.Ag. MM, Lahir di Jawa Tengah pada 28 Juli 1972. Putra ke 8  dari 9 bersaudara dari ... Selengkapnya

Kasi Pendidikan Madrasah, Drs. H. Syafruddin B., M.Pd.I., Lahir di Buyut Udik, Pada tanggal 12 Sept 1964. Putra dari pasangan Bapak Bahoesin ALM.... Selengkapnya

Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam, Drs. Mohamad Suhanda, Lahir di Palembang 24 Juni 1962. Anak dari pasangan Bapak Nusirwa... Selengkapnya

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, H. Kasimun, S.Ag. MM, Lahir di Mulyojati pada tanggal 10 September 1972. putra ke-11 dari .. Selengkapnya

  Penyelenggara Syariah, Masturi, S.Ag. Lahir di Kota Gajah Lampung Tengah pada..Selengkapnya

 

Profil Staff Tata Usaha Kepegawaian

Profil Staff Tata Usaha Keuangan

Profil Staff  Tata Usaha Umum

 

Link Terkait

 

 

 

 

Who's Online

We have 8 guests and no members online

Sekilas Info

  •  SEKSI PAKI MELAKUKAN PEMBINAAN

    Sukadana, sebanyak 19 Pondok Pesantren se-kabupaten Lampung Timur mengikuti PEMBINAAN…

  • Bimbingan GIS dan Aplikasi Emis Online 2013

    Untuk pertama kalinya di Propinsi Lampung diadakan Bimbingan GIS dan…

  • BIMBINGAN TEKNIS BAGI PEMBANTU PPN

      Sukadana, hari ini Selasa, 18 Juni 2013 sebanyak 40…

  • GAJI 13 CAIR, SADAR AKAN INFAQ

    Sukadana, beberapa hari lalu yang tepatnya tanggal 02 Juli 2013…

Polling

Bagaimana tampilan Website Kemenag Lampung Timur yang baru ?

Bagus - 71.4%
Cukup - 7.1%
Kurang Bagus - 7.1%
Sangat Kurang - 14.3%

Total votes: 14
The voting for this poll has ended on: 19 Jan 2013 - 02:31